PRODUKSI EMBRIO KUCING SECARA IN VITRO DARI SPERMATOZOA HASIL PRESERVASI MELALUI FERTILISASI MIKRO

  • Eriani K
  • Sukra Y
  • Boediono A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui motilitas dan kemampuan memfertilisasi sperma kucing yang berasal dari epididimis yang disimpan pada suhu 4° C. Epididimis disimpan dalam media phosphate buffer saline (PBS) pada suhu 4 C selama 1, 3, dan 6 hari. Viabilitas spermatozoa diamati dengan pewarnaan hoechst-propidium iodine. Fungsi biologis spermatozoa dievaluasi melalui teknik kultur in vitro dengan fertilisasi mikro dan perkembangan embrio di dalam media kultur CR1aa. Hasil penelitian menunjukkan persentase spermatozoa hidup pada hari ke-1, 3, dan 6 penyimpanan masing-masing adalah 81,0; 71,7; dan 70,7% (duktus deferens), 84,0; 81,2; dan 63,2% (kauda epididimis), 84,0%; 75,0; dan 74,7% (korpus epididimis). Persentase pronukleus (PN) yang didapat dengan teknik intra cytoplasmic sperm injection (ICSI) menggunakan spermatozoa epididimis pada hari ke-1, 3, dan 6 hari penyimpanan masing-masing adalah 8,0; 10,0; dan 5,9%. Preservasi epididimis pada suhu 4 C dalam PBS dapat digunakan untuk fertilisasi dan menghasilkan embrio kucing secara in vitro.

Cite

CITATION STYLE

APA

Eriani, K., Sukra, Y., Boediono, A., Djuwita, I., & Sumarsono, S. H. (2013). PRODUKSI EMBRIO KUCING SECARA IN VITRO DARI SPERMATOZOA HASIL PRESERVASI MELALUI FERTILISASI MIKRO. Jurnal Kedokteran Hewan - Indonesian Journal of Veterinary Sciences, 7(1). https://doi.org/10.21157/j.ked.hewan.v7i1.563

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free