Abstract
Akuntansi sosial difokuskan pada aspek sosial atau dampak {externalities) dari kegiatan pemerintah maupun perusahaan yang justm sering menimbulkan penyakit sosial seperti kerusakan ekosistem, polusi, kriminal, monopoli, keterbelakangan suatu komunitas, meningkatnya utang, diskriminasi sosial, kemiskinan, dan Iain-lain. Kurangnya pemahaman aparat maupun manajemen perusahaan terhadap akuntansi sosial, dan biaya penyiapan laporan pertangungjawaban sosial yang relatif besar, serta tidak adanya tuntutan dari masyarakat adalah beberapa faktor yang dapat menunda penerapan akuntansi sosial secara keseluruhan di negeri ini. Tulisan ini mencoba menguraikan beberapa penekanan yang penting bagi pengungkapan sosial {social disclosure) dalam laporan tahunan sebagai wujud akuntabilitas suatu entitas terhadap lingkungan sosialnya. Sedangkan di akhir bagian tulisan ini berisi penutup yang terdiri atas beberapa kesimpulan bagi tercapainya proses pertanggungjawaban tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Armono, D. (2008). AKUNTANSI SOSIAL: PENGUNGKAPAN SOSIAL (SOCIAL DISCLOSURE) DALAM LAPORAN TAHUNAN. Jurnal Aplikasi Bisnis, 7(12), 1042–1052. https://doi.org/10.20885/jabis.vol7.iss12.art3
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.