KEPUTUSAN INVESTASI INVESTOR INDIVIDU BERDASARKAN KOMPETENSI, OVERCONFIDENCE, DAN PENDIDIKAN.

  • Tanusdjaja H
N/ACitations
Citations of this article
307Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konsep behavioral finance menyimpulkan bahwa keputusan investasi yang dilakukan oleh investor lebih mempertimbangkan aspek-aspek non-ekonomi terutama aspek psikologis yang dapat mempegaruhi perilaku investor. Studi ini bertujuan mencari bukti pengaruh kompetensi,overconfidence investor bersama dengan variabel kontrol faktor demografi (jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pendapatan)terhadap keputusan investasi investor individu. Data dikumpulkan melalui kuesioner dikirimkan kepada 150 responden investor individu di Jakarta  dan kembali serta dapat diolah 78 kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis path dan regresi berganda guna menguji hipotesis. Hasil studi menunjukkan kompetensi dan overconfidence signifikan positif mempengaruhi keputusan investasi. Sementara pendidikan investor individu merupakan faktor yang paling mempengaruhi keputusan investor individu.investor yang pendidikannya tinggi memiliki pengetahuan yang lebih banyak mengenai pergerakan saham dan lebih berani dalam mengambil resiko sehingga pengambilan keputusannya dalam berinvestasi lebih besar dibandingkan dengan investor yang pendidikannya lebih rendah

Cite

CITATION STYLE

APA

Tanusdjaja, H. (2018). KEPUTUSAN INVESTASI INVESTOR INDIVIDU BERDASARKAN KOMPETENSI, OVERCONFIDENCE, DAN PENDIDIKAN. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 2(1), 234. https://doi.org/10.24912/jmieb.v2i1.998

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free