KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELITUS NON ULKUS YANG MENGIKUTI PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS

  • Fajriyah N
  • Aktifa N
  • Faradisi F
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes melitus dibandingkan dengan penderita non Diabetes melitus mempunyai kecenderungan 50 X menderita ulkus diabetika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien diabetes melitus non ulkus yang mengikuti program pengelolaan penyakit kronis (Pronalis)..  Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Sampel yang digunakan dengan insidental sampling. Analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki kategori lansia awal (46-55 tahun) sebanyak 66 orang (46,2%), sebagian besar responden adalah perempuan sebanyak 96 orang (67,1%), sebagian besar responden berpendidikan SD (Sekolah Dasar) sebanyak 82 orang (57,3%), sebagian besar responden bekerja sebanyak 76 orang (53,1%), sebagian besar responden yang memiliki kategori diabet (≥200 mg/dl) sebanyak 82 orang (57,3%), sebagian besar responden memiliki kategori normotensi sebanyak 107 orang (74,8%), sebagian besar Responden yang memiliki kategori normal (IMT 18,5-22,9) sebanyak 51 orang (35,7%), sebagian besar responden mengalami obesitas abdominal sebanyak 83 orang (58%). Hasil penelitian ini sebagai masukan tenaga kesehatan dalam pengelolaan program penyakit kronis khususnya Diabetes Melitus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fajriyah, N. N., Aktifa, N., & Faradisi, F. (2017). KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELITUS NON ULKUS YANG MENGIKUTI PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS. Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian, 15(1), 33. https://doi.org/10.26576/profesi.225

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free