Uji Stabilitas Zat Warna dalam Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao, L)

  • Jayanti M
  • Rahmadani S
  • Nurfathurrahmah N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Limbah perkebunan merupakan salah satu masalah yang belum sepenuhnya terselesaikan dengan baik. Umumnya limbah perkebunan hanya dimanfaatkan sebagai kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas zat warna yang terkandung dalam limbah ekstrak kulit buah kakao (Theobroma cacao, L) yang terlihat dari nilai absorban sampel terhadap variasi lingkungan yakni suhu penyumpanan dan derajat keasaman (pH) sehingga limbah perkebunan dapat dijadikan alternatif sebagai bahan pewarna makanan alami. Uji spektofotometrik dilakukan untuk melihat nilai absorban zat warna pada ekstrak sampel. Sampel limbah kulit buah kakao (Theobroma cacao, L) diperoleh dari perkebuanan rakyat di Desa Persiapan Pansor Kecamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kulit buah kakao (Theobroma cacao, L) lebih stabil pada penyimpanan dalam suhu ruangan (24oC) dan pada pH 5. Sampel basah lebih stabil terhadap suhu ruangan dibandingkan dengan sampel kering, namun lebih rendah kandungan pigmen warnanya pada berbagai variasi derajat keasaman (pH)  dibandingkan dengan sampel kering.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jayanti, M. I., Rahmadani, St., Nurfathurrahmah, N., & Nasir, Muh. (2021). Uji Stabilitas Zat Warna dalam Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao, L). ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ), 10(1), 8–15. https://doi.org/10.33627/oz.v10i1.478

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free