Abstract
Sebuah penelitian eksperimental telah dilakukan untuk menformulasi sebuah krim dari ekstrak etanol daun kirinyuh (Eupatorium odoratum L.) pada mencit putih. Basis krim yang digunakan adalah vanishing cream dengan kosentrasi ekstrak 2,5%, 5%, dan 10%. Uji untuk efek antiinflamasi pada mencit putih betina dibentuk menggunakan kantung granuloma. Inflamasi diinduksi menggunakan karagen 2% secara subkutan. Parameter yang diukur adalah volume area inflamasi, dan jumlah leukosit darah mencit. Hasilnya menunjukkan bahwa krim stabil pada semua kosentrasi dan menunjukkan efek antiinflamasi. Efek antiinflamasi yang optimal ditunjukkan oleh krim dengan kosentrasi 10% dengan volume udem terkecil yaitu0,03 ml melebihi efek antiinflamasi hidrokortison asetat sebagai perbandingan yaitu 0,056 ml (p<0,05).
Cite
CITATION STYLE
Yenti, R., Afrianti, R., & Endang P, A. (2016). FORMULASI KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (Eupatorium odoratum L.) SEBAGAI ANTIINFLAMASI. Scientia : Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 4(1), 7. https://doi.org/10.36434/scientia.v4i1.72
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.