Abstract
Sejak Wuhan menjadi kota pertama penyebaran COVID-19, maka setelah itu pemerintah Indonesia megumumkan penyebaran yang sudah terjadi di Indonesia, sehingga memaksa seluruh daerah sampai desa membuat beberapa langkah taktis sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayahnya. Penelitian pendampingan masayarakat ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Driven Development (ABCD) dimana pendekatan yang melihat pada aspek aset komunitas dibandingkan melihat masalah yang ada dengan mitra dampingan adalah komunitas Trawas Remen Mandiri (TRD) di desa Trawas Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Hasil dampingan menunjukkan terdapat aset alam dan aset sumber daya manusia (kearifan local) berupa melimpahnya daun sirih yang kemudian dibuat sebagai campuran produk kesehatan yang penting sekali dimasa pandemic yaitu disinfectan, handsanitizer, dan handsoap. kegiatan ini disamping dapat mencegah COVID-19 bagi masyarakat sekaligus dapat menambah income masyarakat desa Trawas.
Cite
CITATION STYLE
Taufiq, A., & Asiah, S. (2020). MENEMUKENALI KEARIFAN LOKAL DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA KOMUNITAS TRAWAS REMEN BERDIKARI (TRB). JABN, 1(2), 39–50. https://doi.org/10.33005/jabn.v1i2.23
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.