Abstract
Pengembangan bawang merah off season masih rendah,hal ini terkendala dengan ketersediaan benih yang adaftif dan teknik budidaya yang tepat. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendapatkan bawang merah (Allium cepa var Aggregatum L.) yang adaftif, berproduksi tinggi sesuai dengan preferensi konsumen pada musim hujan (off season) di lahan kering masam, Lampung. Penelitian ini dilakukan dari bulan Februari sampai dengan Mei 2019 di Kebun IP2TP Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung, Natar, Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan lima ulangan. Perlakuan terdiri dari lima varietas unggu baru (VUB) bawang merah yang telah didaftar oleh Badan Litbang Pertanian antara lain Violetta 1 Agrihorti (V1), Violetta 2 Agrihorti (V2), Violetta 3 Agrihorti (V3), Sembrani (V4) dan Maja Cipanas (V5). Parameter pengamatan mencakup komponen pertumbuhan (tinggi tanaman dan jumlah anakan) dan komponen hasil (diameter umbi, jumlah umbi dan bobot kering eskip per Ha, bobot basah per rumpun, per plot dan per Ha) dan uji kualitas bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawang merah varietas Violetta 3 Agrihorti adaftif pada musim hujan di Lahan kering masam karena mempunyai daya hasil dan mutu fisik yang terbaik dibandingkan dengan varietas lainnya karena mempunyai produksi ekskip per Ha tertinggi, diameter umbi yang paling besar, persentase umbi busuk dan persentase umbi berjamur yang paling rendah, warna umbi yang lebih merah, dan nilai kekerasan yang lebih rendah (tekstur lebih keras).
Cite
CITATION STYLE
Sinaga, R., Waluyo, N., Arief, R. W., & Manurung, G. O. (2023). UJI ADAPTASI BEBERAPA BAWANG MERAH (Allium cepa var Aggregatum L.) PADA MUSIM HUJAN (OFF SEASON) DI LAHAN KERING MASAM, LAMPUNG. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(3), 419–428. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i3.2524
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.