Abstract
Aktualisasi diri merupakan puncak dari perjalanan eksistensial manusia menuju keutuhan dan makna hidup. Kajian ini membandingkan dua pendekatan besar dalam memahami aktualisasi diri: psikologi humanistik dan tasawuf. Psikologi humanistik, sebagaimana dikembangkan oleh Abraham Maslow dan Carl Rogers, menekankan pertumbuhan individu menuju kebebasan, otonomi, dan pemenuhan potensi secara duniawi. Sebaliknya, dalam perspektif tasawuf, aktualisasi diri merupakan proses spiritual menuju Tuhan melalui pembersihan jiwa, pengendalian ego, dan pencapaian ma'rifah. Studi ini menemukan bahwa meskipun memiliki perbedaan orientasi, antroposentris dan teosentris. keduanya bertemu dalam kesamaan esensial, yaitu pengembangan potensi terdalam manusia menuju keutuhan diri. Kajian ini merekomendasikan integrasi kedua pendekatan sebagai landasan pemahaman holistik tentang eksistensi manusia.
Cite
CITATION STYLE
Halimatus Sa’diyah, & Mahira Salimah Gumilar. (2025). Aktualisasi Diri Menurut Perspektif Psikologi Barat dan Perspektif Tasawuf. JURNAL ILMIAH NUSANTARA, 2(5), 930–940. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i5.5698
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.