UJI LISIS TELUR Ascaris lumbricoides SETELAH PEMBERIAN GETAH PEPAYA (Carica papaya)

  • Adi D
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit kecacingan tergolong penyakit neglected disease yaitu infeksi yang kurang diperhatikan dan penyakitnya bersifat kronis tanpa menimbulkan gejala klinis yang jelas dan dampak yang ditimbulkannya baru terlihat dalam waktu yang lama seperti kekurangan gizi, gangguan tumbuh kembang dan  gangguan kecerdasan pada anak. Berbagai upaya yang telah dilakukan  untuk mengeliminasi adanya cacing di dalam tubuh, mulai dari penggunaan obat sintetik hingga penggunaan obat alami. Salah satu obat alami yang dapat dijadikan sebagai antihelmintik adalah getah papaya (Carica papaya). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi getah pepaya (Carica papaya) yang efektif terhadap lisisnya telur Ascaris lumbricoides. Metode yang digunakan dalam penelitian  ini eksperimen laboratorium secara in vitro. Hasil yang di dapatkan dari penelitian adalah getah papaya pada konsentrasi 5% dapat menyebabkan lapisan albumin telur mengalami perubahan (menyerupai fertilized decorticated) pada waktu selama 60 menit, sedangkan getah papaya konsentrasi 1%-4% tidak mengalami perubahan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa getah papaya pada konsentrasi 5% tidak menimbulkan lisis tetapi lapisan albumin dari telur mengalami perubahan menyerupai fertilized decorticated.   Kata kunci: lisis, Ascaris lumbricoides, Getah Pepaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adi, D.-. (2019). UJI LISIS TELUR Ascaris lumbricoides SETELAH PEMBERIAN GETAH PEPAYA (Carica papaya). Jurnal Sains Dan Teknologi Laboratorium Medik, 4(2), 25–31. https://doi.org/10.52071/jstlm.v4i2.48

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free