Abstract
Saat ini, pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar masih belum optimal, terbukti dengan tidak adanya formasi Guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. Guru Mata Pelajaran atau Guru Wali kelas menjadi ujung tombak untuk kegiatan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar di Kabupaten Bengkalis sehingga mempunyai wawasan yang luas mengenai pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dasar guna meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan dan konseling agar perkembangan peserta didik di sekolah dasar menjadi optimal dari segi aspek Aspek Fisik-Motorik, kognitif, sosial, emosi, moral, dan relegius. Metode yang digunakan adalah brain storming, pelatihan-simulasi dan diskusi tanya jawab. Evaluasi yang dilakukan dengan menyebarkan angket pemahaman dan pengukuran hasil tugas asingkronus. Keterlaksanaan kegiatan 100% dengan kehadiran penuh peserta selama 2 hari pelatihan. Peningkatan kompetensi guru SD setelah diberikan pelatihan bimbingan dan konseling adalah 80%.
Cite
CITATION STYLE
Rusandi, M. A. R., Yakub, E., Umari, T., Rahmansyah, D., Syamsurizal, M., Darwis, S. R., … Sudjono, K. P. L. (2023). Pelatihan Peningkatan Kompetensi Bimbingan dan Konseling Untuk Guru SD di Kabupaten Bengkalis. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 3(1), 70–76. https://doi.org/10.31258/cers.3.1.70-76
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.