PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA RELAWAN SAR KARANGANYAR

  • Wulandari T
  • Wigunantiningsih A
N/ACitations
Citations of this article
183Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Aktivitas fisik dapat mempengaruhi perubahan kadar oksigen seseorang. Persentase kadar oksigen yang berikatan dengan haemoglobin didalam darah disebut saturasi oksigen. Aktivitas fisik yang dilakukan dalam pendidikan dan pelatihan bagi anggota SAR Karanganyar adalah renang rescue. Penelitian ini bertujuan melihat adakah pengaruh aktivitas fisik renang rescue terhadap nilai saturasi oksigen pada Relawan SAR Karanganyar. Penelitian ini jenis pre eksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest posttest. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Pengambilan data saturasi oksigen menggunakan Finger pulse oximetry, dimana pengukuran dilakukan pada 30 menit sebelum dan sesudah aktivitas fisik. Nilai rerata saturasi oksigen sebelum melakukan aktivitas fisik adalah 98 dan menurun setelah melakukan aktivitas fisik yaitu 97 pada 31 sampel. Penurunan nilai saturasi oksigen setelah aktivitas fisik menunjukkan bahwa saat melakukan aktivitas fisik tidak diperlukan ambilan oksigen oleh jaringan, pada saat ini difusi perifer berjalan dengan normal sehingga tidak terjadi peningkatan ambilan oksigen. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai ρ=0,001 yang berarti < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan bermakna antara aktivitas fisik terhadap nilai saturasi oksigen pada relawan SAR Karanganyar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wulandari, T., & Wigunantiningsih, A. (2022). PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA RELAWAN SAR KARANGANYAR. LINK, 18(2), 113–118. https://doi.org/10.31983/link.v18i2.8935

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free