PERLAWANAN SAWITTO TERHADAP BELANDA DI SULAWESI SELATAN PADA 1905-1906

  • Amir M
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kajian ini mengungkap dan menjelaskan perlawanan Kerajaan Sawitto terhadap pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1905-1906. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah, yang menjelaskan suatu persoalan berdasarkan perspektif sejarah. Prosedurnya terdiri atas heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dalam bentuk kisah. Hasil kajian menunjukkan bahwa perlawanan Kerajaan Sawitto terhadap pemerintah Hindia Belanda, bukan hanya dilatari oleh kepentingan ekonomi yang berkaitan kebijakan pelabuhan wajib pajak, melainkan juga kepentingan politik yang berkaitan dengan campur tangan pemerintah Belanda terhadap urusan dalam negeri Kerajaan Sawitto, bahkan ingin menguasai Sawitto secara langsung. Hal tersebut ditandai dengan diajukannya suatu tuntutan terhadap Kerajaan Sawitto agar tunduk, taat, dan patuh sepenuhnya kepada pemerintah Belanda dengan menandatangani pernyataan pendek (korte verklaring). Karena menolak tuntutan itu, pemerintah Belanda memutuskan untuk melancarkan serangan militer terhadap Kerajaan Sawitto, namun serangan tersebut mendapat perlawanan dari laskar Sawitto di bawah pimpinan La Sinrang. Pada akhirnya, pasukan Belanda berhasil mengalahkan laskar Sawitto.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amir, M. (2019). PERLAWANAN SAWITTO TERHADAP BELANDA DI SULAWESI SELATAN PADA 1905-1906. Walasuji : Jurnal Sejarah Dan Budaya, 9(1), 1–21. https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i1.18

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free