Pink Globalization: Hello Kitty sebagai Instrumen Soft-Diplomacy Jepang

  • Rijal N
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pink globalization merujuk pada istilah untuk menggambarkan popularitas internasional Hello Kitty melalui penyebaran berbagai jenis produk berlabel Hello Kitty yang kawaii dari Jepang sebagai bagian dari dunia industri. Popularitas Hello Kitty tersebut merupakan soft-power yang memberikan kekuatan nasional tersendiri Jepang. Jepang kemudian menjadikan Hello Kitty sebagai instrumen soft-diplomacy sebagai upaya meningkatkan citra pariwisata dan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Jepang. Tulisan ini mengkaji mengenai bagaimana Jepang menggunakan Hello Kitty sebagai instrumen soft-diplomacy dan bagaimana produk budaya pop Jepang berupa manga dan anime dapat menjadi kekuatan nasional. Tulisan ini berpendapat bahwa penggunaan Hello Kitty secara khusus, dan berbagai produk budaya pop berupa manga dan anime secara umum, mampu meningkatkan citra pariwisata Jepang dan membangun citra positif tentang Jepang serta memberikan keuntungan ekonomi bagi Jepang yang ditandai dengan lahirnya istilah Cool Japan dan Gross National Cool.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rijal, N. K. (2017). Pink Globalization: Hello Kitty sebagai Instrumen Soft-Diplomacy Jepang. Jurnal Global & Strategis, 11(1), 1. https://doi.org/10.20473/jgs.11.1.2017.1-14

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free