KINERJA DAN RESPON INDUSTRI ATAS PEMBERLAKUAN SNI WAJIB

  • Setyoko A
  • Isharyadi F
  • Kristiningrum E
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerapan SNI pada dasarnya bersifat sukarela, namun untuk keperluan melindungi kepentingan umum, keamanan negara, perkembangan ekonomi nasional, dan pelestarian fungsi lingkungan hidup, pemerintah dapat menetapkan regulasi teknis dengan memberlakukan SNI tertentu secara wajib. Untuk mendorong keberhasilan penerapan regulasi teknis ini perlu dianalisis kinerja dan respon industri terhadap peraturan pemberlakuan SNI wajib. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan dari survei ke 14 perusahaan. Sementara data sekunder bersumber dari Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menunjukkan kinerja industri antara tahun 2013 – 2014 (sebelum dan setelah pemeberlakuan SNI wajib) mengalami perubahan dalam hal: 1) terjadi kenaikan dalam jumlah industri, barang modal tetap, nilai input dan output naik, tetapi jumlah tenaga kerja mengalami penurunan; 2) respon industri memperlihatkan tidak terdapat kesulitan untuk menerapkan SNI wajib, namun demikian masih banyak industri  yang mengeluhkan biaya sertifikasi yang tinggi dan prosesnya yang lama. Walaupun ada indikasi pemberlakuan SNI meningkatkan kinerja namun penting dicermati akan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja industri antara periode 2013-2014, misalkan penurunan harga komoditas global dan dinamika harga bahan baku dalam negeri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setyoko, A. T., Isharyadi, F., & Kristiningrum, E. (2018). KINERJA DAN RESPON INDUSTRI ATAS PEMBERLAKUAN SNI WAJIB. Jurnal Standardisasi, 19(3), 207. https://doi.org/10.31153/js.v19i3.613

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free