Pengaruh Peran Kampanye Media Sosial Terhadap Perilaku Pemilih Muda Di Kota Semarang

  • Saputra N
  • Erowati D
N/ACitations
Citations of this article
190Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Intensitas yang tinggi menjadikan media sosial sebagai saluran komunikasi politik alternative, juga dapat mempengaruhi perilaku memilih masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran penggunaan media sosial sebagai media Kampanye politik dalam mempengaruhi perilaku pemilih dengan mengungkapkan bagaimana peran kampanye politik di media sosial terhadap perilaku pemilih muda di Kota Semarang pada Pemilihan Presiden Tahun 2019 dan bagaimana media sosial sebagai media komunikasi baru untuk kampanye kegiatan politik dapat mempengaruhi perilaku pemilih muda di Kota Semarang pada Pemilihan Presiden Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, responden sebanyak 100 orang anak muda yang tersebar di Kota Semarang. Hasil analisis data menujukan, Koefisien regresi variabel peran kampanye sosial media adalah positif (0,792) dan signifikan. Pengujian variabel peran kampanye sosial media terhadap perilaku pemilih muda menghasilkan nilai Fhitung sebesar (120.636) > Ftabel (2.96) atau signifikansi (0.000) < (0.05), sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak. Artinya ada pengaruh signifikan antara peran kampanye sosial media terhadap perilaku pemilih muda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputra, N. A., & Erowati, D. (2021). Pengaruh Peran Kampanye Media Sosial Terhadap Perilaku Pemilih Muda Di Kota Semarang. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 3(3), 845–852. https://doi.org/10.34007/jehss.v3i3.413

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free