Abstract
Penyesuaian diri merupakan kemampuan individu untuk mengatasi hal-hal baru yang membangun hubungan yang lebih baik dan serasi antara individu dengan lingkungan sekitarnya. Siswa korban broken home cenderung memiliki motivasi belajar yang rendah, kurangnya disiplin remaja dan meningkatnya kenakalan remaja. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Dolok Merawan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa korban broken home di SMA Negeri 1 Dolok Merawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimendengan desain penelitian Quasi Experimental Designdan modelnya menggunakanNonequivalent Control Group Design. Populasi penelitiannya adalah 16 siswa dan sampelnya adalah 14 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang dilakukan melalui angket dan observasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil perhitungan dari uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed)< 0,05 (0,000 < 0,05). Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, layanan konseling kelompok efektif untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa korban broken home di SMA Negeri 1 Dolok Merawan dan terdapat peningkatan penyesuaian diri siswa broken home setelah diberikan perlakuan (treatment) berupa layanan konseling kelompok. Kata Kunci : Layanan Konseling Kelompok, Penyesuaian Diri, Siswa Broken Home
Cite
CITATION STYLE
Siswita, F. (2022). EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KORBAN BROKEN HOME DI SMA NEGERI 1 DOLOK MERAWAN. Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan Dan Konseling Islam (IKABKI), 4(2). https://doi.org/10.30829/mrs.v4i2.2166
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.