PENGEMBANGAN PERANGKAT KERAS SISTEM MITIGASI DAN PEMANTAUAN BANJIR TERPADU MENGGUNAKAN SENSOR FUSSION

  • Kurniawan D
  • Mulyana A
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banjir menjadi pemasalahan disaat musin hujan tiba. Dampak yang diakibatkannya tidak hanya genangan air, kerusakan infrastruktur, dan terputusnya akses transportasi darat, hingga korban jiwa yang diakibatkan oleh sengatan listrik, terseret arus banjir, bahkan penyakit pasca banjir. Dengan dampak yang diakibatkan oleh banjir maka perlu suatu perangkat yang untuk pemantauan ketinggian air water leveling sungai dan mempu bekerja dengan optimal disetiap kondisi cuaca, keadaan lingkungan. Maka dibuatlah penelitian dengan spesifikasi lapangan yang mampu menjawab semua permasalahan yang terjadi dengan alat sebelumnya yaitu Perancangan Sistem Monitoring Banjir Terpadu Berbasis Android dan Website dengan protokol komunikasi HTTP Request. Pada penelitian kali ini merupakan pengembangan perangkat dengan diterapkannya Sensor Fussion yang menggabungkan beberapa sensor seperti sensor ultrasonic , sensor BME280, dan sensor hujan dengan penggabungan sensor ini dengan tujuan menambah akurasi dalam pembacaan data dengan membandingkan data ketinggian air dengan kondisi cuaca dengan rujukan data pembanding sensor dari BMKG, BPS Kota Bandung sebagai validasi data. Penerapan protokol komunikasi MQTT untuk mendukung pengiriman data dari Sensor Fussion. Dengan penelitian pembaharuan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi mansyarakat dan pemerintah dalam penanggulangan siaga banjir khususnya di Kota Bandung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, D., & Mulyana, A. (2021). PENGEMBANGAN PERANGKAT KERAS SISTEM MITIGASI DAN PEMANTAUAN BANJIR TERPADU MENGGUNAKAN SENSOR FUSSION. INFOKOM (Informatika & Komputer), 8(2), 39–48. https://doi.org/10.56689/infokom.v8i2.446

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free