Inovasi Teknologi Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan

  • Juradi M
  • Tando E
  • Suwitra K
N/ACitations
Citations of this article
162Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) di Indonesia suatu komoditas andalan pertanian, berperan sangat penting dalam perekonomian.  produksi kakao di Indonesia tahun 2016 sebesar 656.817 ton. Produksi kakao nasional sebagian besar berasal dari Sulawesi (63,8%) yang dihasilkan oleh mayoritas petani rakyat (smallholder). Tujuan penyusunan makalah yaitu untuk memberikan informasi tentang teknologi pemanfaatan limbah kulit buah kakao sebagai pupuk organik ramah lingkungan bagi tanaman sebagai alternatif dalam mengantisipasi tingginya harga  maupun kelangkaan pupuk sintetis serta menjamin ketersediaan pupuk saat musim tanam, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani kakao. Inovasi pemanfaatan limbah kulit buah kakao pada pertanaman kakao berpotensi untuk diolah menjadi pupuk organik dalam bentuk kompos, berperan dalam memperbaiki sifat fisik tanah dan biologi tanah serta membantu penyerapan unsur hara penting bagi tanaman, sehingga dapat mendukung produktivitas kakao dan peningkatan pendapatn petani di masa datang

Cite

CITATION STYLE

APA

Juradi, M. A., Tando, E., & Suwitra, K. (2019). Inovasi Teknologi Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan. AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 2(2), 9–17. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v2i2.1586

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free