Abstract
Rapid prototyping adalah metode untuk membuat suatu model (prototipe) sebuah produk secara cepat menggunakan teknologi layer by layer. Salah satu dari metode rapid prototyping adalah Fused Deposition Modelling atau sering disebut FDM. Sebuah mesin rapid prototyping yang awalnya single extruder dengan sistem direct extruder akan diubah menjadi dual extruder dengan bowden extruder. Perubahan jumlah extruder ini akan disertai beberapa penambahan parts dan penyesuaian desain baik konstruksi rangka mesinnya, pemegang extruder serta perintah/kontrol gerakan. Penambahan beberapa parts ke bagian extruder kemungkinan akan menyebabkan perubahan posisi meja sehingga harus dilakukan leveling heatbed pada mesin hasil modifikasi. Selanjutnya dibuat benda uji untuk mengetahui ketepatan dimensinya dan kekasaran permukaan. Pada proses pembuatan benda uji digunakan layer height yang berbeda yaitu 0.2 mm, 0.3 mm, 0.4 mm. Benda uji dengan layer height 0.3 mm mempunyai ketelitian dimensi yang paling baik dengan penyimpangan maksimal 0.1 mm
Cite
CITATION STYLE
Cahyati, S., & Satriawan, B. (2019). KETELITIAN DIMENSI PRODUK HASIL PROSES MODIFIKASI MESIN FDM DUAL EXTRUDER. Prosiding Seminar Nasional Pakar. https://doi.org/10.25105/pakar.v0i0.4185
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.