Abstract
Celiac adalah penyakit genetik dengan prevalensi kasus rendah yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan usus halus apabila mengonsumsi pangan mengandung gluten. Penderita Celiac biasanya membatasi konsumsi gluten dalam makanan ringan dari sumber lainnya. Singkong merupakan salah satu komoditas pertanian lokal unggulan Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pangan non-gluten. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi komposisi kimia dan tingkat kesukaan panelis terhadap cookies non-gluten dengan subtitusi tepung tulang ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebagai upaya pemanfaatan hasil samping perikanan. Cookies non-gluten dengan penambahan 6% tepung tulang ikan tongkol memiliki total karbohidrat dan kadar air lebih rendah, serta kadar abu, protein, dan lemak lebih tinggi dibandingkan dengan cookies kontrol. Hasil sensori menunjukkan bahwa cookies non-gluten dengan penambahan tepung tulang ikan tongkol memiliki tingkat penerimaan paling tinggi berturut-turut, yaitu warna, tekstur, aroma, keseluruhan, dan rasa.
Cite
CITATION STYLE
Andayani, S. N., Br Sitepu, G. S., Budiarta, I. N., & Damayanti, M. L. (2022). KARAKTERISASI KIMIA DAN SENSORI COOKIES NON-GLUTEN DENGAN SUBTITUSI TEPUNG TULANG IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN RINGAN PENDERITA CELIAC. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 11(2), 257–266. https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v11i2.45983
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.