Pengaruh Penambahan Kulit Singkong dan Bakteri Asam Laktat sebagai Aditif Pakan terhadap Profil Saluran Pencernaan Ayam Pedaging

  • Purwinarto P
  • Suprijatna E
  • Kismiati S
N/ACitations
Citations of this article
62Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji bobot organ saluran pencernaan ayam pedaging yang diberi pakan menggunakan aditif pakan kombinasi kulit singkong dan bakteri asam laktat dalam bentuk cair. Materi yang digunakan yaitu 144 ekor ayam pedaging umur 10 hari dengan rata-rata bobot badan awal pemeliharaan 198,59 gram ± 8,12 yang di distribusikan pada 24 unit percobaan dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah T0 : ransum basal; T1 : ransum basal + 50 ml aditif pakan/kg ransum; T2 : ransum basal + 100 ml aditif pakan/kg ransum dan T3 : ransum basal + 150 ml aditif pakan/kg ransum. Data yang diperoleh selanjutnya diolah secara statistik dengan Analisys of Variance (Anova) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan aditif pakan di dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot relatif proventrikulus, ventrikulus, usus halus dan seka. Kesimpulan dari penelitian adalah aditif pakan kombinasi kulit singkong dan bakteri asam laktat belum mampu meningkatkan bobot relatif organ pencernaan ayam pedaging.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purwinarto, P., Suprijatna, E., & Kismiati, S. (2020). Pengaruh Penambahan Kulit Singkong dan Bakteri Asam Laktat sebagai Aditif Pakan terhadap Profil Saluran Pencernaan Ayam Pedaging. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 22(1), 101–109. https://doi.org/10.25077/jpi.22.1.101-109.2020

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free