Penerapan Algoritma K-Means Untuk Pengelompokan Data Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Rokan Hilir

  • Putri W
  • Afdal M
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kesejahteraan Sosial merupakan matlamat bangsa Indonesia yang tertera dalam UUD RI  Tahun 1945. Akan tetapi, hingga kini tujuan tersebut belum tercapai karena masih banyaknya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), salah satunya disabilitas. Pada penelitian ini dilakukan pengelompokan data penyandang disabilitas di kabupaten Rokan Hilir guna memberikan informasi terhadap pemerintah dan instansi yang bersangkutan dalam pengambilan keputusan yang tepat. Untuk pengelompokkan pada penelitian ini menerapkan algoritma K-Means. Klaster yang diperoleh pada penelitian ini berjumlah tiga klaster yakni cluster_0 : kelompok kecamatan disabilitas rendah,  cluster_2 : kelompok kecamatan disabilitas sedang, dan cluster_1 : kelompok kecamatan disabilitas terbanyak. Dari 18 kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir, 1 Kecamatan cluster tingkat tinggi untuk wilayah penyandang disabilitas terbanyak yakni kecamatan Bangko, 3 kecamatan cluster tingkat sedang yakni kecamatan Rimba melintang, Rantau Kopar serta Pujud dan 14 kecamatan lainnya termasuk cluster tingkat rendah. Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa metode K-Means cukup baik untuk melakukan pengelompokkan data penyandang disabilitas di Kabupaten Rokan Hilir dengan hasil validasi dengan metode Davies Bouldin yang dihasilkan adalah 0,063.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, W., & Afdal, M. (2023). Penerapan Algoritma K-Means Untuk Pengelompokan Data Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Rokan Hilir. Indonesian Journal of Informatic Research and Software Engineering (IJIRSE), 3(1), 30–38. https://doi.org/10.57152/ijirse.v3i1.526

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free