Identifikasi Prevalensi Telur Cacing pada Feses Sapi Bali (Bos sondaicus) di Kecamatan Samarinda Utara

  • Indana K
  • Sidiq Z
  • Wibowo A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi prevalensi telur cacing pada sapi dan jenis cacing apa saja yang menginfeksi sapi yang dipeliharan di Kota Samarinda serta berbagai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya cacingan. Delan puluh enam sampel feses sapi dikumpulkan dari Kecamatan Samarinda Utara. Feses diperiksa dengan meggunakan metode apung dan sedimentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi cacingan di kecamatan Samarinda Utara yaitu 42%. Spesies cacing yang ditemukan pada sapi Bali yaitu Dicrocoelium dendriticum, Toxocara vitulorum,  Trichostrongylus, Oesophagostomum, Fasciola sp, dan Paramphistomum sp.  tingkat infeksi diketahui dari penghitungan Egg Per Gram (EPG). Prevalensi infeksi cacingan pada ternak sapi Bali dapat disebabkan oleh berbagai faktor yaitu letak geografis, kondisi lingkungan, kualitas kandang ternak, sanitasi dan higienitas, kepadatan kandang, temperatur, humiditas, dan vegetasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indana, K., Sidiq, Z. R., Wibowo, A., & Anjani, F. M. (2024). Identifikasi Prevalensi Telur Cacing pada Feses Sapi Bali (Bos sondaicus) di Kecamatan Samarinda Utara. Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 7(1), 11. https://doi.org/10.30872/jpltrop.v7i1.15964

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free