Abstract
Penelitian ini membahas peran penting dari social proof dan retensi pelanggan dalam strategi pemasaran modern, khususnya di UMKM café di Bandung. Social proof, yang diperkenalkan oleh Robert Cialdini, menggambarkan kecenderungan individu untuk meniru tindakan orang lain dalam situasi yang tidak pasti, terutama melalui ulasan dan testimoni online. Di era digital, social proof memiliki dampak signifikan terhadap perilaku pembelian konsumen. Sebaliknya, retensi pelanggan mencerminkan kemampuan bisnis untuk mempertahankan pelanggannya, yang berhubungan langsung dengan kepuasan pelanggan dan pembelian berulang. Tingkat retensi yang tinggi tidak hanya mengurangi biaya pemasaran tetapi juga meningkatkan profitabilitas. Artikel ini mengusulkan integrasi strategi social proof, seperti ulasan online positif dan dukungan influencer lokal, serta program loyalitas dan layanan personalisasi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Dengan mengelola persepsi pelanggan secara efektif melalui media sosial dan ulasan online, UMKM café di Bandung dapat membangun reputasi yang kuat dan bersaing di pasar yang jenuh, memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan kepuasan pelanggan.This study explores the crucial role of social proof and customer retention in modern marketing strategies, particularly for UMKM cafés in Bandung. Social proof, introduced by Robert Cialdini, describes the tendency of individuals to mimic the actions of others in uncertain situations, especially through online reviews and testimonials. In the digital era, social proof significantly impacts consumer purchasing behavior. Conversely, customer retention reflects a business's ability to maintain its clientele, directly correlating with customer satisfaction and repeat purchases. High retention rates not only reduce marketing costs but also enhance profitability. The paper proposes integrating social proof strategies, such as positive online reviews and local influencer endorsements, along with loyalty programs and personalized services to boost customer loyalty. By effectively managing customer perceptions through social media and online reviews, UMKM cafés in Bandung can build a strong reputation and compete in a saturated market, ensuring sustained business growth and customer satisfaction.
Cite
CITATION STYLE
Laetitia, A. (2025). Dampak Social Proof dan Retensi Pelanggan di UMKM Café di Kota Bandung: Tinjauan Literatur. Jurnal Digital Bisnis, Modal Manusia, Marketing, Entrepreneurship, Finance, & Strategi Bisnis (DImmensi), 5(1), 30–33. https://doi.org/10.32897/dimmensi.v5i1.4110
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.