Abstract
Penelitian ini didorong oleh rendahnya keterampilan berpikir kreatif dan belum menerapkan model yang cocok untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif pada muatan IPAS di kelas V SD Negeri Gandekan Surakarta. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi apakah model PjBL berpengaruh atau tidak pada keterampilan berpikir kreatif IPAS kelas V SD Negeri Gandekan Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode eksperimen dengan pendekatan desain pre-eksperimental, dan desain penelitian one grup pre-test poss-test. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, tes berupa essay, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini ada dua bagian yaitu uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini membuktikan ada dampak yang signifikan dengan menerapkan model PjBL terhadap keterampilan berpikir kreatif IPAS Kelas V SD Negeri Gandekan Surakarta. Ditunjukkan dari kenaikan rata-rata dari nilai pre-test sebesar 63, 89 dan rata-rata poss-test sebesar 81, 21 dan dari hasil uji-t yang diperoleh nilai Sig. 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Peneliti berharap penelitian ini memberikan untuk bagi yang membutukan.
Cite
CITATION STYLE
Ria, A. A. M., Anggit Grahito Wicaksono, Elinda Rizasari, & Anggit Grahito Wicaksono. (2024). Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif (Studi Eksperimen pada Materi Energi Listrik Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Negeri Gandekan Surakarta). Jurnal Lensa Pendas, 9(2), 239–251. https://doi.org/10.33222/jlp.v9i2.4073
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.