PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA KESEHATAN REPRODUKSI DI TASIKMALAYA

  • Februanti S
N/ACitations
Citations of this article
127Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

nal rata-rata usia kawin pertama di Indonesia 19,70 persen/ tahun. BKKBN Lampung mencatat, sepanjang tahun 2015 lalu, sebanyak 9675 masyarakat melakukan pernikahannya di bawah umur atau dibawah usia 20 tahun atau pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi di SMA Budaya Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian deskriptif, populasi 108 orang, sampel 93 orang, pengambilan sampel dengan teknik random sampling, analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil analisa univariat didapatkan pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi yaitu sebanyak 50 responden (53.8%) dalam kategori baik, 43 responden (46.2%) kategori kurang baik. Pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi dalam kategori baik 53.8%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Februanti, S. (2017). PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA KESEHATAN REPRODUKSI DI TASIKMALAYA. Media Informasi, 13(1), 21–26. https://doi.org/10.37160/bmi.v13i1.76

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free