Abstract
Pada pemboran dalam pembuatan sumur yang diperlukan mulai dari atas permukaan sampai dengan bawah permukaan, salah satu tahapan pada pemboran tersebut adalah proses pengangkatan serbuk bor dari bawah permukaan sampai ke atas permukaan dimana pada saat melakukan pengangkatan sebuk bor diperlukan pemilihan lumpur yang sesuai sehingga pengangkatan serbuk bor tersebut dapat berjalan optimal. Metode diawali dengan perhitungan beberapa parameter yaitu, perhitungan nilai dari power law indeks dan perhitungan mengenai power konstanta law, yang nantinya nilai pada perhitungan tersebut akan digunakan sebagai acuan dalam perhitungan dari kecepatan lumpur pada annulus, kecepatan kritikal, kecepatan slip lumpur, dan kehilangan tekanan aliran. Perhitungan yang digunakan dalam analisis pengangkatan serbuk bor dengan metode cutting transport ratio dan cutting carrying index. Perhitungan parameter keberhasilan pengangkatan serbuk bor berkaitan dengan parameter lumpur yang digunakan yaitu densitas, viskositas, plastic viscosity, yield point dan laju alir lumpur. Dengan menggunakan metode CTR nilai 90% dan CCI lebih dari 1% dikatakan optimal untuk pengangkatan serbuk bor. Oleh karena itu, komposisi lumpur yang baik akan sangat menentukan keberhasilan suatu kegiatan pemboran pada suatu sumur. Apabila kemampuan mengangkat serbuk bor oleh lumpur pemboran terbilang buruk, maka akan memberikan dampak yang besar, seperti pipa terjepit maupun pipa selubung yang tidak dapat diletakan dengan sempurna.
Cite
CITATION STYLE
Pratiwi, R. I., Lestari, L., & Yanti, W. (2020). ANALISIS PENGANGKATAN CUTTING DENGAN METODE CTR DAN CCI SUMUR D LAPANGAN L TRAYEK 12-1/4” PADA SUHU 200oF. Prosiding Seminar Nasional Pakar. https://doi.org/10.25105/pakar.v0i0.6789
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.