Pemetaan Kriteria Homestay di Desa Wisata Banyuwangi Melalui Penerapan ASEAN Homestay Standard

  • Reni Nur Jannah
  • Wijaya J
  • Octanisa D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Homestay adalah suatu usaha akomodasi yang menawarkan penyewaan kamar yang disediakan oleh penduduk setempat untuk disewa oleh wisatawan atau tamu dalam jangka waktu tertentu. Dengan penawaran suasana penginapan yang berbeda, ada Sembilan kriteria yang direkomendasikan oleh organisasi ASEAN sebagai standarisasi konsep homestay. Pengembangan usaha homestay gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang tersebar di seluruh desa wisata, namun ada anggapan bahwa konsep homestay yang dijalankan tidak sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengeksplorasi karakteristrik homestay yang tersebar di Desa Wisata Kabupaten Banyuwangi melalui penerapan kriteria ASEAN Homestay Standard. Melalui metode self-assesment yang terangkum dalam 88 pernyataan yang mewakili Sembilan kriteria sebagai indikator, pemilik homestay mengisi kuesioner dengan pendekatan skala guttman. Kemudian, data dianalisis menggunakan SPSS dan analisis statistic menggunakan Excel. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat penerapan ke Sembilan kriteria standard homestay ASEAN sebesar 83% yang ditafsirkan telah diterapkan dengan sangat baik. Namun, pada kriteria “aktivitas”, penerapan standarisasi ASEAN homestay harus lebih ditingkatkan karena memiliki bobot kepentingan yang tertinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dan pengetahuan dalam pengembangan ilmu, khususnya di bidang Manajemen Homestay.Homestay is an accommodation business that offers rooms provided by local residents for guests in a certain period of time. By offering a different lodging atmosphere, there are nine criteria recommended by the ASEAN organization as a standardization of the homestay concept. The development of homestay businesses is intensively carried out by the Banyuwangi Regency Government spread throughout tourist villages, but there is a perception that the homestay concept implemented does not meet standards. This study aims to explore the characteristics of homestays spread across Banyuwangi Regency Tourism Villages through the application of the ASEAN Homestay Standard criteria. Through a self-assessment method summarized in 88 statements representing the nine criteria as indicators, homestay owners filled out a questionnaire with a Guttman scale approach. Then, the data were analyzed using SPSS and Excel statistics. The results showed that the level of implementation of the nine ASEAN homestay standard criteria was 83% which was interpreted as having been implemented very well. However, in the "activity" criterion, the implementation of ASEAN homestay standards must be further improved because it has the highest importance weight. This research is expected to contribute ideas and knowledge in the development of science, especially in the field of Homestay Management

Cite

CITATION STYLE

APA

Reni Nur Jannah, Wijaya, J. C. A., Octanisa, D. S., & Handoko, R. T. (2025). Pemetaan Kriteria Homestay di Desa Wisata Banyuwangi Melalui Penerapan ASEAN Homestay Standard. Jurnal Bisnis Hospitaliti, 14(2), 83–98. https://doi.org/10.52352/jbh.v14i2.2200

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free