Evaluasi Potensi Interaksi Obat Antidiabetika Oral Di Apotek Perintis Kuripan Banjarmasin

  • Ariani N
  • Prihandiwati E
N/ACitations
Citations of this article
100Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronik tertinggi ketiga didunia setelah hipertensi. Penyakit Diabetes mellitus merupakan penyakit tertinggi di Apotek Perintis Kuripan Banjarmasin. Potensi interaksi terjadi apabila pasien mengkonsumsi dua atau lebih obat secara bersamaan dengan efek hasil interaksi yang dapat menguntungkan atau dapat merugikan bahkan bisa membahayakan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi potensi interaksi obat antidiabetika oral periode Januari – Desember 2020. Jenis penelitian adalah non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif. Jumlah  populasi yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 784 lembar resep dari 1.015 lembar resep. Sampel dihitung dengan rumus lameshow dan teknik pengambilan sampel proportional Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi. Data di analisis menggunakan literatur online medscape drug interaction checker 2021 dan literatur Drug Interaction Fact 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kombinasi obat yang memiliki potensi interaksi berdasarkan mekanisme kerja sebanyak 149 (39,52%) dan berdasarkan farmakodinamik 74  (48,05%), farmakokinetik 33 (21,43%), dan tidak diketahui 47 atau 30,52%. Sedangkan berdasarkan tingkat keparahan, serios 1 (0,65 %), moderat 121 (78,57%), minor 32 (20,78%).

Cite

CITATION STYLE

APA

Ariani, N., & Prihandiwati, E. (2021). Evaluasi Potensi Interaksi Obat Antidiabetika Oral Di Apotek Perintis Kuripan Banjarmasin. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.36387/jifi.v4i2.821

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free