Peranan Inotropik dan Vasopresor dalam Terapi Syok Kardiogenik

  • Rizka Pratama A
  • Fadil M
N/ACitations
Citations of this article
285Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Syok kardiogenik merupakan keadaan darurat medis yang mengancam jiwa dengan terjadinya hipoperfusi jaringan akibat berkurangnya curah jantung. Penyebab utama syok kardiogenik yaitu infark miokard akut dengan angka mortalitas mencapai 50%. Inotropik dan vasopresor telah menjadi landasan untuk stabilisasi gangguan hemodinamik dan curah jantung pada syok kardiogenik. Beberapa penelitian dan rekomendasi terbaru mengajukan dobutamin sebagai agen inotropik dan norepinefrin dibandingkan dopamin sebagai vasopressor lini pertama untuk tatalaksana syok kardiogenik. Cardiogenic shock is a life-threatening medical emergency because of tissue hypoperfusion due to reduced cardiac output. The main cause of cardiogenic shock is acute myocardial infarction with mortality rate reaching 50%. Inotropics and vasopressors have been the basis for stabilization of hemodynamic instability and cardiac output in cardiogenic shock. Recent studies and recommendations recommend that dobutamine and norepinephrine is preferred over dopamine as a first-line vasopressor for patients with cardiogenic shock.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizka Pratama, A., & Fadil, M. (2021). Peranan Inotropik dan Vasopresor dalam Terapi Syok Kardiogenik. Cermin Dunia Kedokteran, 48(6), 307. https://doi.org/10.55175/cdk.v48i6.1430

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free