Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini Melalui Creative Dance di RA Perwanida Ringinanaom

  • Nuriana E
  • Yanuartuti S
N/ACitations
Citations of this article
109Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah bagian dari proses pendidikan anak secara khusus mempelajari usia 0-6 tahun. Pendidikan anak usia dini merupakan masa penting anak untuk membekali ilmu-ilmu dasar yang sekiranya anak mampu menerima, memahami, dan mampu menerapkan. Sehingga, hal ini akan menjadi modal anak bahwa apa yang telah anak tanamkan akan dibawanya ke tahap pendidikan selanjutnya. Pendidikan seni, sebagai bagian dari mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa,salah satu pembelajaran seni untuk anak usia dini  adalah seni tari. Tari merupakan pendekatan yang ideal dengan tujuan merangsang daya imajinasi dan kreativitas dalam berfikir serta membentuk jiwa melalui pengalaman emosi, imajinatif, dan ungkapan kreatif, melalui materi creative dance anak menjadi bebas bergerak sesui dengan imajinasi mereka. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi, kemudian di jabarkan melalui model ADDIE diharapkan mampu meningkatkan karakter anak sebagai bekal menuju pendidikan selanjutnya, sehingga guru dapat memiliki strategi baru mengenai pembelajaran seni melalui creative dance.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nuriana, E., & Yanuartuti, S. (2020). Pendidikan Seni Tari Anak Usia Dini Melalui Creative Dance di RA Perwanida Ringinanaom. Jurnal Pelita PAUD, 4(2), 224–230. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v4i2.974

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free