Perilaku Prososial Online pada Generasi Z: Bagaimana Peranan Penalaran Moral?

  • Amanah N
  • Suroso S
  • Arifiana I
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu bentuk teknologi informasi yang berkembang pesat adalah media sosial. Di mana seiring berjalannya waktu, media sosial selain digunakan untuk berkomunikasi, mencari informasi, hiburan, sarana jual-beli online, personal branding, kini dapat digunakan untuk menolong seseorang secara online, hal ini disebut dengan perilaku prososial online. Prososial online sendiri dapat dipengaruhi salah satunya berhubungan dengan penalaran moral seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah generasi Z yang berusia 18-24 tahun yang ada di Kota Surabaya dan melibatkan 123 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode skala Likert, yaitu skala perilaku prososial online (Eisenberg Mussen, 1989), dan skala penalaran moral (Gerwitz, 1992). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah spearman’s rho. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara penalaran moral dengan perilaku prososial online. Artinya di mana semakin tinggi penalaran moral seseorang, maka semakin sering seseorang melakukan prososial online. Kata Kunci: Generasi Z; Penalaran moral; Perilaku prososial online

Cite

CITATION STYLE

APA

Amanah, N. I., Suroso, S., & Arifiana, I. Y. (2025). Perilaku Prososial Online pada Generasi Z: Bagaimana Peranan Penalaran Moral? JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(04). https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i04.12545

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free