Abstract
Abstrak---Tingkat pendidikan menggambarkan kualitas individu, masyarakat maupun bangsa. Rendahnya tingkat pendidikan berdampak pada permasalahan yang kompleks. Sektor pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 masih bermasalahan karena rata-rata lama sekolah yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaktuntasan belajar 12 tahun di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 dengan menggunakan data sekunder dari BPS, Kemendikbud dan Kemenag. Metode penelitian menggunakan regresi logistik biner multilevel (dua level) yaitu level satu (individu) dan level dua (kabupaten/kota). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 2.720 sampel, terdapat 34,93 persen diantaranya mengalami ketidaktuntasan belajar 12 tahun. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan pada level satu yaitu tipe daerah tempat tinggal, jenis kelamin responden, Kepemilikan KIP/PIP, status bekerja responden, pendidikan KRT. Sedangkan pada level dua yang berpengaruh signifikan adalah jumlah SLTA dan rasio murid guru SLTA. Variasi ketidaktuntasan belajar 12 tahun yang disebabkan oleh perbedaan karakteristik antar kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan yaitu sebesar 4,41 persen. Kata kunci: Wajib Belajar 12 Tahun, Regresi Logistik Biner Multilevel, Provinsi Sumatera Selatan
Cite
CITATION STYLE
Setiadi, Y., & Hartono, B. (2022). Analisis Determinan Ketidaktuntasan Belajar 12 Tahun Penduduk 18-24 Di Provinsi Sumatera Selatan 2019. Prosiding Seminar Pendidikan Matematika Dan Matematika, 5. https://doi.org/10.21831/pspmm.v5i1.237
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.