Authority of Spiritual Leadership at Pesantren Temboro Based on Jamaah Tabligh Ideology

  • Arifin Z
N/ACitations
Citations of this article
161Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kiai adalah tokoh karismatik yang memiliki pengaruh bagi eksistensi pesantren. Kepemimpinan spiritual merupakan tipologi kepemimpinan kiai yang berlandaskan pada nilai-nilai spiritualis Islam. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji sumber otoritas kepemimpinan spiritual kiai perspektif teori otoritas Weber. Pendekatan penelitian ini adalah fenomenologi agama dengan mengamati secara fenomenologis kepemimpinan spiritual kiai di Pondok Pesantren al-Fatah Temboro, yang menjadi pusat pengembangan ideologi Jamaah Tabligh terbesar se-Asia Tenggara. Data penelitian diperoleh dari wawancara mendalam, partisipasi aktif, dokumentasi, dan angket. Penelitian ini menemukan tiga otoritas kepemimpinan spiritual kiai di Pondok Pesantren al-Fatah Temboro, yaitu tradisional, karismatik, dan rasional. Pertama, otoritas tradisional bersumber pada tiga tradisi, yaitu: (1) pendidikan pesantren, (2) Jamaah Tabligh, dan (3) tarekat Naqsyabandiyah-Khalidiyah. Kedua, otoritas karismatik bersumber pada kualitas spiritual kiai dan diperkuat dengan karomah. Ketiga, otoritas rasional bersumber pada usaha rasional kiai dalam membuka madrasah-madrasah formal sebagai bentuk modernisasi lembaga pendidikan Islam

Cite

CITATION STYLE

APA

Arifin, Z. (2017). Authority of Spiritual Leadership at Pesantren Temboro Based on Jamaah Tabligh Ideology. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 265. https://doi.org/10.14421/jpi.2017.62.265-292

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free