Abstract
Berkurangnya kemampuan tubuh pada lansia bisa membuat keadaan fisik lansia kadang-kadang berubah, seperti penurunan jumlah sel, sistem pernapasan terganggu, sistem pendengaran terganggu, sistem pencernaan berkurang, kekurangan jaringan lemak dan kekuatan otot pada lansia berkurang yang menyebabkan kegiatan sehari-hari terganggu. Perubahan lingkungan dengan tidak adanya hiburan, kurangnya transportasi yang tidak memadahi, juga bisa mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari para lansia itu sendiri. Studi ini berencana untuk menggambarkan tingkat kebebasan lansia dalam memenuhi activity daily living (ADL). Penelitian ini menggunakan teknik penelitian literature review. Penetapan sumber informasi dilakukan dengan mempertimbangkan hal-hal yang berkaitan dengan keaslian penulisan, objektivitas, dan kontribusi pemeriksaan. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini direncanakan dengan pendekatan PICO (Populasi, Intervensi, Compare, Outcome). Jurnal penelitian yang sesuai dengan langkah-langkah penggabungan kemudian dikumpulkan dan dibuat ringkasan jurnal termasuk nama peneliti, tahun terbitnya, Negara penelitian, judul penelitian, metode dan ringkasan hasil atau penemuan. Berdasarkan hasil literature review dari 10 jurnal didapatkan hasil bahwa sebagian besar tingkat kemandirian mempunyai ketergantungan sebagian dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Pasien dengan masalah activity daily living (ADL) untuk menjaga kesehatan otot dan kekuatan untuk menghindari risiko jatuh, sehingga kegiatan sehari-hari dapat dilakukan tanpa bergantung pada orang lain..
Cite
CITATION STYLE
Wulan Sari, Pramesti Dewi, & Amin Susanto. (2022). GAMBARAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ADL (ACTIVITY DAILY LIVING). Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(12), 3403–3410. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i12.3203
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.