Abstract
Pembelajaran pada abad 21 adalah pembelajaran yang berlandaskan pada aspek kemajuan teknologi dimana pembelajaran dapat dilakukan kapan dan dimana saja. Salah satu model pembelajaran yang dapat dilakukan pada saat ini adalah model Blended Learning. Model Blended Learning adalah gabungan pembelajaran antara online dan offline. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Blended Learning berbantuan canva dan phet terhadap hasil belajar fisika SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Kelas eksperimen dan kelas kontrol terdiri masing-masing 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dihitung dengan membandingkan nilai rata-rata setiap variabel. Uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Dari hasil pengolahan data diperoleh bahwa data berdistribusi normal (Lo <0,1041) dan bersifat homogen (Fhitung <1,723). Uji hipotesis yang digunakan adalah uji paired sampel t-test dimana diperoleh bahwa thitung>ttabel (3,58>1,67). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dengan menggunakan model Blended Learning berbantuan media canva terhadap hasil belajar fisika SMA.
Cite
CITATION STYLE
Siboro, A., & Mujasam, M. (2024). Pengaruh Model Blended Learning Berbantuan Media Canva dan Phet Terhadap Hasil Belajar Fisika SMA. Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 13(2), 26–32. https://doi.org/10.22437/jmpmipa.v13i2.33778
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.