PENELUSURAN CERITA TOKOH SEJARAH DENGAN METODE CRITICAL PEDADOGY PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KUDUS

  • Purbasari I
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Full Text Available Abstrak. Pembelajaran IPS di SD memiliki tujuan agar siswa memiliki kepekaan terhadap masyarakat dan lingkungannya, mampu beradaptasi dan memecahkan masalah, serta mampu mem-bangun potensi diri dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, hasil akhir dari pembelajaran IPS hen-daknya menguji siswa menerapkan teori dan konsep yang terdapat di kelas untuk dipraktekkan da-lam kehidupan sosial. Berpikir secara logis dan rasional harus dibiasakan ketika anak berhadapan dengan sebuah cerita sejarah yang tidak pernah dialami anak. Hal ini semakin rumit karena cerita yang disampaikan dengan lisan oleh generasi tua yang syarat akan nilai dan mitos. Untuk memini-malisir mitos dalam pembelajaran IPS SD harus dilatar belakangi keterbukaan pemikiran anak me-lalui dialog yang demokratis untuk memaknai proses pembelajaran dan mencari makna informasi dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan tuntutan jaman. Dengan demikinian, anak-anak akan terbiasa untuk mengembangkan budaya bangsa sekaligus mampu mengikuti tuntutan masyarakat global.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purbasari, I. (2016). PENELUSURAN CERITA TOKOH SEJARAH DENGAN METODE CRITICAL PEDADOGY PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KUDUS. Sejarah Dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, Dan Pengajarannya, 10(2), 156–160. https://doi.org/10.17977/um020v10i22016p156

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free