RAGAM HIAS OLES PERDABAITAK SUKU BATAK PAKPAK

  • Juliana N
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Oles Perdabaitak merupakan kerajinan tangan masyarakat suku Batak Pakpak. Kerajinan ini merupakan bagian desain struktur dengan proses tenun tradisional, yang mana menghasilkan beraneka macam jenis-jenis ragam hias yang etnik. Desain struktur merupakan ragam hias dihasilkan dari hasil jalinan benang pakan dan benang lunsi menjadi sehelai kain tradisional yang bercorak etnik. Oles Perdabaitak dibuat dengan menggunakan alat tenun gendongan ATBM (alat tenun bukan mesin). Memproduksi sehelai Oles Perdabaitak membutuhkan waktu 2 minggu hingga 4 minggu sesuai dengan tingkat kerumitan corak yang diinginkan produsen. Material bahan yang digunakan pada Oles Perdabaitak yaitu serat kapas atau katun. Dalam penelitian ini mengkaji secara khusus pada Oles Perdabaitak pada kajian prinsip-prinsip desain secara deskriptif mengenai bentuk ragam hias pada Oles Perdabaitak. Ragam hias yang terdapat pada Oles Perdabaitak antara lain; stilasi geometrik layang-layang besar (bolang besar), stilasi geometrik layang-layang kecil (bolang kecil), garis tebal, garis tipis, garis vertikal, dan geometri horizontal. Seluruh bentuk ragam hias diatas digabung menjadi satu kesatuan berdasarkan konsep warna-warna yang khas pada daerah Pakpak-Dairi. Oles Perdabaitak diaplikasikan sebagai kain sarung pendek dan kain sarung panjang yang dikenakan dengan dililitkan pada pinggang seorang wanita dengan menggunakan tali katun hitam. Oles Perdabaitak ini dikenakan acara-acara yang bernuansa sukacita diantaranya; pesta perkawinan, adat-istiadat memasuki rumah baru, adat kelahiran, acara resmi di pemerintahan daerah Pakpak, dan dapat dikenakan pada acara gereja. Oles Perdabaitak ini umumnya dikenakan khusus oleh wanita dewasa pada acara adat-istiadat Batak Pakpak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Juliana, N. (2017). RAGAM HIAS OLES PERDABAITAK SUKU BATAK PAKPAK. Buddayah : Jurnal Pendidikan Antropologi, 1(2), 107. https://doi.org/10.24114/bdh.v1i2.8406

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free