RELEVANSI FILSAFAT PENDIDIKAN MODERN TERHADAP FILOSOFI PENDIDIKAN KRISTEN ERA INDUSTRI 4.0

  • Swastoko S
N/ACitations
Citations of this article
108Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Munculnya aliran-aliran filsafat pendidikan modern yang lebih menekankan rasionalitas, intelektual, ketrampilan, serta membangun kepercayaan diri menjadi tantangan dalam dunia pendidikan Kristen. Filsafat-filsafat tersebut akhirnya mengarah pada eksistensi, pengetahuan, dan nilai yang tidak lagi bertumpu pada Alkitab, tetapi pada kebenaran dan nilai-nilai duniawi. Oleh karena itulah penulis meneliti relevansi filsafat pendidikan modern terhadap filosofi pendidikan Kristen era industri 4.0 yang mengarah pada semakin terbukanya akses pengetahuan melalui teknologi informasi agar para pendidik tidak meninggalkan filosofi berdasarkan kebenaran Alkitab. Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini adalah deskriptif dengan menggunakan sumber-sumber dari literatur yang resmi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa filsafat pendidikan modern yaitu perennialisme, esensialisme, behaviorisme, progresivisme, rekonstruksionisme, naturalisme romantis, dan eksistensialisme lebih menekankan pada proses pendidikan yang berorientasi pada individualisme, dan kurang relevan dengan filosofi pendidikan Kristen yang menekankan peran Allah dalam kehidupan seseorang

Cite

CITATION STYLE

APA

Swastoko, S. (2022). RELEVANSI FILSAFAT PENDIDIKAN MODERN TERHADAP FILOSOFI PENDIDIKAN KRISTEN ERA INDUSTRI 4.0. Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika, 4(2), 77–94. https://doi.org/10.38052/gamaliel.v4i2.161

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free