Abstract
Museum sebagai salah satu destinasi wisata budaya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dalam perkembangannya, museum menjadi bagian dari satu produk wisata yang mampu menjadi media komunikasi bagi pengunjung untuk mengetahui sejarah dan budaya dari suatu daerah yang dikunjungi. Museum harus memiliki daya tarik sebagai suatu destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan museum Raja Ali Haji sebagai salah satu destinasi wisata budaya dan sejarah di kota Batam. Penelitian ini mengacu pada fasilitas, koleksi, dukungan sumber daya manusia berupa museum pemandu, serta aksesibiltasnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data, melalui sumber informasi tertulis dan wawancara, pengolahan dan pengumpulan. Teknik Analisa yang digunakan adalah Teknik SWOT. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa Museum memiliki daya tarik berupa bentuk gedung museum yang unik, kolek-koleksi kebudayaan Melayu dan Sejarah Kota Batam yang menarik serta lokasi museum yang strategis. Dari hasil penelitian, museum sudah sesuai untuk dijadikan sebagai destinasi wisata. Akan tetapi dibutuhkan beberapa peningkatan dalam jumlah koleksi dan penyediaan media informasi berupa web virtual tour sebagai sumber informasi gambaran untuk wisatawan.
Cite
CITATION STYLE
Sinaga, D. (2022). Daya Tarik Museum Batam Raja Ali Haji sebagai Destinasi Wisata Budaya. Jurnal Kajian Dan Terapan Pariwisata, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.53356/diparojs.v3i1.60
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.