Abstract
Psichological Well Being adalah kesejahteraan biologis yang ditandai dengan penerimaan diri, korelasi positif, kemandirian, dominasi lingkungan, tujuan hidup, dan pengembangan diri. Di era Covid-19 ini berdampak besar bagi kehidupan terutama bagi mahasiswa semester akhir, dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang merugikan banyak pihak, terutama yang terpaksa melakukan tiga dinas perguruan tinggi dan tidak mampu melaksanakan Wajib Belajar Mahasiswa. Bisnis seperti biasa dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Tertunda, selain beban tugas akhir yang menjadi penghambat mahasiswa juga sulit melakukan penulisan makalah, pendampingan, dll menjadi tantangan tersendiri yang banyak memberikan dampak negatif bagi psikologi mahasiswa akhir. Munculnya hambatan psikologis, mengakibatkan kesejahteraan (Psichological Well Being) pada mahasiswa dalam proses pembelajaran terhambat. Kesehatan mental mahasiswa terkait dengan kemampuan akademik dan bagaimana hubungan mereka menggunakan keterampilan sosial, kesehatan, dan spiritualitas. Upaya menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental siswa harus memiliki dukungan sosial yang baik. Dukungan sosial berasal dari keluarga, teman, teman dan kelompok sosial.
Cite
CITATION STYLE
Alawiyah, D., Alwi, C. A., Lilis, & Selvi. (2022). Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa Semester Akhir. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 8(2), 30–44. https://doi.org/10.47435/mimbar.v8i2.1190
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.