PENENTUAN UKURAN LOT PEMESANAN KEDELAI UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA PERSEDIAAN (STUDI KASUS DI RUMAH PRODUKSI TEMPE)

  • Amalia A
N/ACitations
Citations of this article
49Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui ukuran lot pemesanan kedelai sebagai bahan baku pembuatan tempe di Rumah Produksi Tempe. Studi kasus diambil berdasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh Imelia Indriawan (2021). Hasil dari penelitian tersebut membuktikan bahwa dengan teknik Least Unit Cost, total biaya persediaan kedelai dapat berkurang sebesar Rp 108.000 atau sebesar 28,57%. Akan tetapi, penelitian tersebut baru menggunakan satu teknik saja. Padahal, masih banyak teknik lot size yang dapat digunakan. Oleh karenanya, penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui apakah LUC merupakan teknik penenuan ukuran lot terbaik yang menghasilkan total biaya persediaan paling minimum dibandingkan dengan teknik penentuan ukuran lot lainnya. Penelitian dilakukan dengan delapan teknik penentuan ukuran lot yaitu LFL, EOQ, POQ, LUC, LTC, SM, PPB dan WW. Hasil penelitian membuktikan bahwa teknik penentuan ukuran lot yang memberikan penghematan terbesar terhadap total biaya persediaan adalah Wagner Whitin Algorithm. Penghematan yang dapat dilakukan menggunakan teknik ini sebesar Rp 332.000 atau sebesar 29,61%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amalia, A. N. (2021). PENENTUAN UKURAN LOT PEMESANAN KEDELAI UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA PERSEDIAAN (STUDI KASUS DI RUMAH PRODUKSI TEMPE). Infomatek, 23(1), 1–6. https://doi.org/10.23969/infomatek.v23i1.3872

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free