PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG SEBAGAI BAHAN OLAHAN KRIPIK DAN KUE DONAT DI DESA BATU MERAH KOTA AMBON

  • Wakano D
  • Samson E
  • Tetelepta L
N/ACitations
Citations of this article
219Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kulit pisang memiliki kandungan air 68,9 g, KH 18,5 g, Protein 0,32 g, Lemak 2,11 g, kalsium 715 mg, Fosfor 117 mg, besi 1,6 mg, vitamin B 0,12 mg, dan vitamin C 17,5 mg Berdasarkan uraian tentang nilai gizi limbah kulit pisang tersebut diatas, maka perlu dilakukan pengolahan limbah kulit pisang sebagai sumber makanan seperti kripik dan kue donat. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil adalah Pengetahuan masyarakat desa Batu Merah meningkat tentang pengolahanlimbah kulit pisang menjadi kripik dan kue. Pencemaran lingkungan akibat limbah kulit pisang yang dibuang ke sembangan tempat telah diminimalisir dengan diolahnya menjadi kripik dan kue. Masyarakat Desa Batu Merah telah memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai sumber makanan yang berkalsium tinggi guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sedangkan nilai gizinya setelah pengolahan lebih tinggi yaitu Zat gizi untuk Kripik karbihidrat 42,5 %,Protein 1,00 %, Lemak 1,5 %, Kalsium 7,5 %, Fosfor 9,5 %, Besi 1,2 %. Vitamin B 0,9 %Vitamin C 1,75 %. Sedangkan untuk donat karbohidrat 52,9 %, protein 1,32 %, lemak 2,3 %, kalsium 10 %, fosfor 11, 5 %, Besi 2.1 %, Vtamin B1 5 %,dan vitamin C 2.59 %.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wakano, D., Samson, E., & Tetelepta, L. D. (2016). PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG SEBAGAI BAHAN OLAHAN KRIPIK DAN KUE DONAT DI DESA BATU MERAH KOTA AMBON. Biosel: Biology Science and Education, 5(2), 152. https://doi.org/10.33477/bs.v5i2.495

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free