Pengkhotbah dan Peranan Roh Kudus Dalam Berkhotbah

  • Sunarto
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gagasan berkhotbah pertama kali muncul bukan dimulai dari  manusia, tetapi dimulai dari hati Allah sendiri. Sejak manusia yang pertama diciptakan oleh Allah, hakikat berkhotbah sudah dikerjakan oleh Allah, demikian juga ketika manusia jatuh ke dalam dosa, Allah langsung  menyampaikan berita firman-Nya kepada manusia. Mandat berkhotbah akhirnya diteruskan kepada para nabi, rasul dan semua orang percaya dipanggil untuk menyampaikan kebenaran dari Allah. Dunia yang gelap oleh dosa memerlukan terang kebenaran supaya mengerti akan kehendak Allah. Berkhotbah salah satu instrumen yang dapat dipakai oleh Allah untuk menyatakan kehendak-Nya bagi manusia yang berdosa. Dalam berkhotbah ada dua aspek yang terlibat, yaitu: unsur ilahi dan insani. Ada peranan Roh Kudus dalam berkhotbah dan ada peranan manusia yang dipakai oleh Allah dalam menyampaikan kehendak-Nya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sunarto. (2021). Pengkhotbah dan Peranan Roh Kudus Dalam Berkhotbah. TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 5(2), 251–272. https://doi.org/10.51828/td.v5i2.109

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free