KONFLIK RUSIA-UKRAINA TAHUN 2014-2022

  • Saeri M
  • Jamaan A
  • Surez M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
351Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konflik Rusia-Ukraina dimulai pada tahun 2014 hingga saat ini. Pada tahun 2014, Rusia berupaya mencaplok wilayah Donbas dan Krimea. Upaya aneksasi Rusia dilakukan melalui serangan siber. Pada tahun 2022 Ukraina akan didukung penuh oleh senjata NATO. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa Rusia melanjutkan serangannya dari penggunaan operasi siber hingga penggunaan militer penuh. Peneliti menggunakan analisis perspektif realisme ofensif, teori kekuatan besar dengan konsep “kekuasaan”, untuk mengelola konflik secara transformatif. Temuan dalam penelitian ini adalah upaya penguatan kekuatan militer Rusia juga dipengaruhi oleh kehadiran NATO yang mempunyai kepentingan di Ukraina. Dalam perebutan wilayah pengaruh antara dua aktor adidaya, NATO sebagai kekuatan besar berkepentingan menjadikan Ukraina sebagai benteng militer terdekat untuk membendung pengaruh Rusia di kawasan Balkan. Sebaliknya, Rusia sebagai kekuatan besar di kawasan Balkan berkepentingan menjadikan Ukraina sebagai buffer zone untuk mengantisipasi kemungkinan tekanan terhadap NATO Rusia dalam segala aspek, terutama secara militer.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saeri, M., Jamaan, A., Surez, M. F., Gayatri, P., Utami, H. I., & Zarina, Z. (2023). KONFLIK RUSIA-UKRAINA TAHUN 2014-2022. Jurnal Dinamika Global, 8(2), 319–334. https://doi.org/10.36859/jdg.v8i2.1887

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free