Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk o nline abuse dan narasi h ypermasculinity yang terjadi dalam kasus perubahan identitas gender Aprilio Perkasa Manganang, mantan atlet voli putri Indonesia. Perilaku online abuse ditemukan dalam kolom komentar unggahan akun Instagram @kumparan dan @manganang92. Narasi hypermasculinity juga ditemukan di teks video unggahan @kumparan dan beberapa komentar di kedua akun tersebut. Konsep Online A buse Wheel oleh Women’s Media Center Speech Project digunakan untuk melihat bentuk-bentuk online abuse . Adapun narasi hypermasculinity dilihat berdasarkan stereotip maskulinitas tradisional melalui peran gender ( gender role ) dan peran jenis kelamin ( sex role ). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Hasil dari penelitian ini adalah perilaku online abuse secara keseluruhan tergolong dalam kategori gender-based bullying , sedangkan narasi hypermasculinity pada komentar dan teks video unggahan @kumparan dapat mempolarisasi adanya wacana ‘laki-laki tulen’ dan ‘laki-laki feminin’.
Cite
CITATION STYLE
Alyatalatthaf, M. D. M. (2022). ONLINE ABUSE DAN NARASI HYPERMASCULINITY DALAM KASUS PERUBAHAN IDENTITAS GENDER APRILIO PERKASA MANGANANG. ORASI: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 13(2), 175. https://doi.org/10.24235/orasi.v13i2.10962
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.