Hubungan Intensitas Menonton Tayangan Kriminal di Sosial Media Terhadap Kenakalan Remaja (Bullying) di Kelas VIII-B MTs. Al-Muhtadi Sendangagung Paciran Tahun 2018

  • Virga Septia Nuansa
  • Ahmad Maujuhan Syah
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kriminalitas atau kejahatan itu bukan merupakan peristiwa herediter (bawaan sejak lahir, warisan) juga bukan merupakan warisan biologis.[1] Hal-hal yang mendorong seseorang untuk melakukan kejahatan, yaitu ketidakmampuan menyesuaikan diri secara ekonomis (maladjustment) dan ambisi-ambisi yang tidak sesuai dengan kemampuan atau bisa disebut diskrepansi. Masyarakat modern yang sangat kompleks menumbuhkan aspirasi-aspirasi meteriil yang tinggi dan seringkali di sertai ambisi-ambisi sosial yang tidak sehat. Misalnya ketika seseorang menginginkan barang-barang branded seperti artis ibu kota namun tidak mampu untuk mencapainya dengan jalan yang wajar, maka hal ini akan mendorong seseorang untuk melakukan tindakan kriminal. Tindakan kriminal adalah tindakan yang melanggar aturan hukum dan norma-norma dalam masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Bogdan dan Taylor mendefinisikan penelitian kualitatif sebegai penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas menonton tayangan kriminal di media sosial siswa kelas VIII-B memiliki rasio atau tingkatan yang cukup tinggi. Berdasarkan penelitian bahwa setidaknya responden pernah menonton tayangan kriminal setidaknya satu  kali dalam sehari, ketika satu kali sehari dilakukan secara terus menerus, berhari- hari maka intensitas akan berubah menjadi sering. Begitu pula keberminatan siswa terhadap pemakaian media sosial.

Cite

CITATION STYLE

APA

Virga Septia Nuansa, & Ahmad Maujuhan Syah. (2022). Hubungan Intensitas Menonton Tayangan Kriminal di Sosial Media Terhadap Kenakalan Remaja (Bullying) di Kelas VIII-B MTs. Al-Muhtadi Sendangagung Paciran Tahun 2018. Busyro: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 3(2), 99–107. https://doi.org/10.55352/kpi.v3i2.237

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free