Penguatan Civil Society bagi Demokrasi

  • Ismanto I
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Civil Society (kekuatan masyarakat) merupakan salah satu elemen yang penting dalam demokrasi. Indonesia telah mengalami perubahan politik yang dramatis sejak 1999. Namun, perubahan itu belum mampu mendorong perubahan yang berarti bagi penguatan demokrasi. Perubahan politik telah mendorong persaingan politik semakin kompetitif. Namun persaingan politik yang semakin tajam telah menyuburkan kebangkitan sentiment primordial (ikatan etnis, suku dan agama) akhir-akhir ini menjadi sumber konflik dalam masyarakat. Konflik etnis dalam masyarakat yang pluralistik menjadi tantangan serius bagi bagi pelemahan civil society di Indonesia. Tujuan kegiatan PkM ini dimaksudkan sebagai upaya penyadaran masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai: keberagaman serta toleransi dan sekaligus upaya untuk menggugah pemikiran kreatif dalam penguatan civil society, terlebih dalam menyikapi pelaksanaan pemilu 2024. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini yaitu melalui talk show yang melibatkan aktivis maupun pengurus organisasi kemasyarakatan. Kegiatan PkM memperoleh sambutan dari peserta dan menjadikan inspirasi mereka dalam agenda kegiatan sosial-kemasyarakatan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ismanto, I.-. (2022). Penguatan Civil Society bagi Demokrasi. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 5, 1–10. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v5i0.1486

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free