Implementasi Program Anti Bullying dalam Upaya Mewujudkan Sekolah Ramah Anak

  • Ariyanta D
  • YSH A
  • Maryanto M
N/ACitations
Citations of this article
49Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Program sekolah ramah anak merupakan salah satu kebijakan dalam upaya memberikan solusi bagaimana menciptakan sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkann bagi anak. Tujuan dari penelitian yaitu 1) untuk mengetahui dan menganlisis perencanaan program anti-bullying dalam upaya mewujudkan sekolah ramah anak. 2) untuk mengetahui dan menganlisis pengorganisasi program anti-bullying dalam upaya mewujudkan sekolah ramah anak. 3) untuk mengetahui dan menganlisis pelaksanaan program anti-bullying dalam upaya mewujudkan sekolah ramah anak. 4) untuk mengetahui dan menganlisis pengawasan program anti-bullying dalam upaya mewujudkan sekolah ramah anak di SMA Negeri 1 Pecangaan Kabupaten Jepara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Desain penelitian kualitatif melalui 1) tahap pra lapangan atau orientasi, 2) tahap pekerjaan lapangan atau eksplorasi fokus, 3) analisis data.  Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) perencanaan dengan melakukan analisis kebutuhan, membentuk tim sekolah ramah anak, menyusun program sekolah ramah anak anti bullying, menentukan prioritas program dan sosialisasi program anti bullying pada sekolah ramah anak. 2) pengorganisasian dengan melakukan penempatan sumber daya sekolah, pengembangan organisasi, penugasan dan pendelegasian wewenang. 3) Pelaksanaan dengan prosedur melakukan pengarahan dan pemberian motivasi kepada semua warga sekolah, kebijakan sekolah ramah anak dengan menerapkan 3P (provisi, proteksi dan partisipasi) tata tertib, pembentukan satgas anti bullying, SOP anti bullying. 4). evaluasi dilakukan dengan evaluasi oleh tim internal sekolah dan Tim gabungan kluster 4 Gugus Tugas KLA. Kepala sekolah menindak lanjuti dengan melakukan diskusi dan komunikasi, dimusyawarakah secara bersama. Penulis menyarankan agar kepala sekolah dan guru sebagaimana bertindak sebagai pelaku utama pada kegiatan ini senantiasa harus berkolaborasi mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ariyanta, D., YSH, A. S., & Maryanto, M. (2024). Implementasi Program Anti Bullying dalam Upaya Mewujudkan Sekolah Ramah Anak. Jurnal Inovasi Pembelajaran Di Sekolah, 5(2), 623–630. https://doi.org/10.51874/jips.v5i2.257

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free